puisi malam bulan mengambang: sungguh,kesedihan itu indah, tapi menyakitkan...

20:53 puteri jalanan a.k.a annur 0 Comments

sumber gambar: www.makingspace.org.uk

"Indahnya bunga itu untuk dihayati...tetapi jarang sekali ada yang memahami peraturan ini...akhirnya mereka kecewa dan menyalahkan kecantikan sang bunga...melihat dan mengkagumi sesiapa saja reti...tetapi untuk menghargai, memelihara dan menjaga, bukan semua reti...mengertilah, antara sejuta mata memandang hanya satu saja yang hakiki..."

aku pandang mentari senja...
indah...

aku lalu duduk dikerusi sambil memandang lantai bumi,
aku senyum,
hambar...

aku menaip mesej di telefon bimbit dengan dahi berkerut,
mengusap rambut yang terjatuh didahi adakala merimaskan,
"kenapa...?" tanya sepohon orkid ditepi...
"tak ada apa..." jawabku padanya...
aku lalu tersenyum dan mengusap daunnya mesra,
orkid itu tersenyum lalu kaku semula...
aku menutup mata lama...
cuba untuk bertenang...

ternyata semuanya gagal...

jangan tanya aku kenapa aku begini...
kerana aku tak punya jawapannya...
ada sesuatu disana...
didunia belah sana yang menarik jiwaku terbang entah kemana...

ada satu kebodohan pada diriku,
bila aku mulai lemah dan lemah...
aku tetap berjalan walaupun terpaksa menyeret segalanya...
dimana titik kelemahanku,
sebenarnya disitu juga terletak titik kekuatanku yang jarang orang tahu...
maka tolong, jangan usik sesuatu yang kamu tak tahu tentang diriku,
kerana kamu tak tahu siapa aku,
dan lebih malang lagi kerana aku juga tak tahu siapa diriku...



sumber gambar: sacredfamiliar.com

"bila malam bulan mengambang...aku adalah orang yang terlalu kecewa sambil bergelak tawa seolah-olah terlalu gembira...di dalam bulan itu ada menyimpan kesedihan yang sudah tak mampu aku tanggung lalu menjadilah ia indah dipandangan setiap mata yang memandang...sungguh,kesedihan itu indah tapi menyakitkan...dan kesakitan itu boleh mengalir kepada sesiapa yang menyentuhnya..."




You Might Also Like

0 comments: